7 Tips Menyimpan Buah-Buahan agar Tak Mudah Busuk

Konsumsi buah-buahan memang sangat penting untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan serat keluarga tercinta. Sayangnya, banyak ibu rumah tangga enggan menyimpan persediaan buah di rumah karena mudah busuk dan jadi mubazir. Wah, jangan sampai Moms mengalami hal tersebut, ya.

Sebaiknya, Moms mencoba tujuh tips berikut ini agar persediaan buah-buahan di rumah tak mudah busuk dan tetap segar sebelum disantap.

Mengeluarkan Buah-buahan yang Terbungkus Plastik

Plastik pembungkus buah-buahan harus segera dibuka sesaat setelah dibeli. Jangan sampai Moms menyimpan buah dalam plastik selama berjam-jam atau berhari-hari, karena buah juga membutuhkan sirkulasi udara. Buah yang terbungkus plastik dalam waktu lama, rentan menghasilkan gas etilen yang memicu pembusukan secara cepat.

Menyortir Buah Terlebih Dahulu

Hal pertama yang patut Moms lakukan setelah membeli buah adalah menyortirnya dengan seksama. Buah yang mulai busuk harus lekas dipisahkan dari buah yang masih segar. Sebab, buah yang sudah busuk dapat mengeluarkan gas yang memicu pembusukan pada buah-buahan lainnya. Selain itu, Moms juga mesti memisahkan buah yang baru dibeli berdasarkan tingkat kematangannya.

Menghindari Proses Pencucian Buah

Buah-buahan yang akan disimpan selama beberapa hari sebaiknya tidak dicuci terlebih dahulu, karena air yang menempel pada buah justru akan memicu perkembangbiakan bakteri penyebab pembusukan. Moms harus menyimpan buah dalam keadaan kering dan baru mencucinya, sebelum buah tersebut disajikan atau diolah.

Mengenali Karakteristik Buah-buahan

Setiap jenis buah membutuhkan perlakuan yang berbeda supaya tidak mudah busuk sewaktu disimpan. Oleh sebab itu, Moms harus lebih teliti mengenali karakteristik buah-buahan sebelum menyimpannya. Beberapa perbedaan karakteristik buah antara lain:

●       Buah yang bertahan lama dalam suhu dingin: semangka dan anggur.

●       Buah yang tak boleh disimpan di kulkas: pisang dan duku.

●       Buah yang tak boleh ditumpuk ketika disimpan: jeruk.

●       Buah yang harus segera disimpan di kulkas bila sudah matang: alpukat, kiwi, mangga, melon.

Membungkus Jenis Buah Tertentu dengan Kertas

Ada beberapa jenis buah yang dapat menghasilkan gas etilen hingga mempercepat proses pembusukan, contohnya apel, pisang, tomat, dan mangga. Supaya tidak membuat buah-buahan lain jadi busuk, sebaiknya Moms membungkus buah-buahan tersebut dengan kertas sebelum menyimpannya.

Melapisi Wadah Buah-buahan dengan Tisu

Kalau Moms ingin mencuci, memotong, dan menyimpan buah di kulkas, sebaiknya Moms melapisi wadah buah dengan lembaran tisu. Gunakan food container berbahan kaca, lalu lapisi alasnya dengan tisu sebelum meletakkan potongan buah. Trik ini bermanfaat untuk mengurangi kelembapan dalam food container, sehingga buah tetap segar dan tak mudah bonyok selama disimpan.

Menjauhkan Buah-Buahan dari Sinar Matahari

Tak banyak yang menyadari kalau paparan sinar matahari juga membuat buah-buahan cepat busuk. Jika tidak disimpan di kulkas, buah-buahan harus diletakkan di tempat yang kering namun tidak terlalu panas. Jadi, Moms harus menjauhkan persediaan buah-buahan di dapur dari sinar matahari ya, terutama ketika cuaca sedang panas.

Nah, sekarang Moms paham kan kalau menyimpan buah-buahan sebenarnya tidak sulit jika Moms sudah tahu caranya. Mulai sekarang, mari menyimpan persediaan buah secukupnya agar buah-buahan tersebut selalu segar dan lezat ketika disantap bersama seluruh anggota keluarga.

Leave a Reply